Pemerintah Harus Ekstra Hati-hati Terapkan Belajar Tatap Muka pada Januari 2021

Adi Haryanto
Ilustrasi belajar tatap muka di sekolah. (Foto Antara)

"Ketika penyebaran kasusnya masih tinggi dan daerah itu masuk ke zona merah, apakah tetap akan dipaksakan? Menurut saya terlalu berisiko," ujar politisi Partai NasDem ini.

Rian menuturkan, pembelajaran tatap muka memang efektif karena ada transfer knowledge (ilmu pengetahuan) dan value (nilai). Sementara pembelajaran jarak jauh banyak dikeluhkan orang tua dan dianggap tidak efektif. 

Tetapi, tutur Rian, tidak elok jika harus memaksakan belajar tatap muka di tengah ancaman varian baru virus Corona yang telah menyebar di sejumlah negara.

"Di sinilah Kemendikbud harus jeli. Berkomunikasi dengan Satgas Covid-19 membuat juklak juknis (petunjuk pelaksanaan-petunjuk teknis) sekolah  saat pandemi. Khususnya di tataran siswa SD yang kontroling dan monitoringnya relatif sulit jika dibandingkan siswa SMP dan SMA," tutur Rian.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Wali Kota Bandung Hati-hati Ambil Keputusan soal Pembelajaran Tatap Muka

57 tahun lalu

Forum Orang Tua Siswa Tolak Belajar Tatap Muka di Jabar Awal 2021

57 tahun lalu

Belajar Tatap Muka Digelar di Purwakarta, Ini Aturan yang Harus Diketahui Orang Tua

57 tahun lalu

Belajar Tatap Muka di Purwakarta 11 Januari 2020, Ini Respons Orang Tua

57 tahun lalu

Mendikbud Izinkan Pembelajaran Tatap Muka, Ini Syaratnya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal