Ditipid Narkoba Bareskrim Polri menuturkan, tingginya angka penyalahgunaan narkotika di Indonesia karena jumlah pendudukan yang besar. Hal ini dianggap oleh para sindikat narkoba sebagai pasar potensial.
Selain jalur laut, penyelundupan juga kemungkinan dapat dilakukan melalui kargo di laut. Selain itu, penyelundupan juga dapat dilakukan melalui jasa kontainer. "Ya, jadi untuk penyelundupan narkotika dalam jumlah besar, analisis kita itu memang paling banyak melalui jalur laut," tutur Ditipid Narkoba Bareskrim Polri.
Sebagai upaya mencegah penyelundupan melalui jalur laut, kata Brigjen Pol Krisno Halomoan Siregar, polisi menjalin kerja sama dengan instansi terkait, seperti Dirjen Bea Cukai dan Badan Kemananan Laut (Bakamla). Bagaimanapun, pencegahan penyelundupan harus melibatkan instansi terkait, selain kepolisian.
"Tidak menutup kemungkinan akan dilakukan joint operation. Karena penegakan hukum narkoba ini yang merupakan musuh bersama tidak dapat dilakukan oleh satu institusi," ucap Brigjen Pol Krisno Halomoan Siregar.
Sementara itu, Anggota Komisi III DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal mengatakan, sangat terkejut setelah Ditresnarkoba Polda Jabar berhasil menggagalkan penyelundupan 1,2 ton sabu asal Iran di perairan Pantai Mandasari, Kecamatan Parigi, Kabupaten Pangandaran.