Nenek Korban Pencabulan di Kota Sukabumi Dilaporkan Balik oleh Terduga Pelaku 

Dharmawan Hadi
Ilustrasi pencabulan. (Foto: Istimewa)

SAI datang untuk mengambil baju korban sebagai barang bukti. Ssaat itu sempat terjadi perselisihan yang mengakibatkan RP dihakimi massa.

"Kasus seperti ini (pencabulan terhadap anak di bawah umur) mengundang reaksi semua pihak. Akhirnya masa berdatangan dan terjadilah mungkin pemukulan dan sebagainya, saat itu. Kasus (pengeroyokan) ini kan masih satu hirarki, masih satu benang merah (dengan kasus pencabulan sebelumnya)," ujar Yoseph Luturyali.

Dari peristiwa tersebut, tutur dia, RP tidak terima dilaporkan oleh SAI ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Sukabumi Kota. RP lantas melapor balik di Unit 1 Reskrim Polres Sukabumi Kota melalui orang tuanya. 

"Saat ini SAI dan tiga terlapor lainnya berstatus sebagai saksi dalam kasus yang dilaporkan tersebut," tutur dia.

Yoseph Luturyali mengatakan, dengan laporan kasus penganiayaan tersebut, kasus awal yang menjadi penyebabnya jangan sampai terhambat. 

Karena sudah hampir 3 bulan sejak dilaporkan, terduga pelaku masih ditahan di rumah tahanan Polres Sukabumi Kota, namun penyidikan belum juga tuntas.

"Kalau kami, bagaiman pun menginginkan seluruh proses hukum berjalan baik sesuai peraturan perundangan yang berlaku dan tidak lama. Kasus anak itu biasanya cepat, dua minggu dalam hal penanganan pascamenerima laporan itu sudah seharusnya mengambil tindakan cepat," ucap Yoseph.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Dugaan Penipuan Oknum Pegawai Samsat Kota Sukabumi, Kasat Lantas: Bukan Percaloan

57 tahun lalu

Kenalan via Medsos, Gadis 17 Tahun di Sukabumi 20 Kali Disetubuhi Pria Paruh Baya

57 tahun lalu

Awal Tahun, Polisi Ungkap 4 Kasus Pencabulan di Sukabumi, 9 Tersangka Ditangkap

57 tahun lalu

Kasus Dugaan Penipuan di Samsat Kota Sukabumi, Kriminolog: Investigasi Orang Dalam

57 tahun lalu

3 Laptop Milik SMK Mihadunal Ula Kebonpedes Sukabumi Raib Dicuri

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal