Memprihatinkan, 1 Keluarga di Indramayu Tinggal di Gubuk Reyot Beralas Tanah

Andrian Supendi
Keluarga di Indramayu ini harus tinggal di gubuk yang nyaris roboh. Di saat hujan acapkali ular dan biyawak mondar-mandir ke dalamrumah. (Foto: iNews.id/Andrian Supendi)

INDRAMAYU, iNews.id - Satu keluarga di Kelurahan Paoman, Kecamatan Indramayu, Kabupaten Indramayu, tinggal di rumah tidak layak huni. Mereka menempati bangunan rumah yang terbuat dari bilik bambu dengan kondisi yang memperihatinkan, hampir roboh dan sangat kumuh.

Pemilik rumah tersebut bernama Tomi (41), berprofesi sebagai seorang pengamen. Dia tinggal di rumah itu bersama istri dan dua anak laki-lakinya yang masih sangat kecil. Anak pertama Tomi berusia tujuh tahun, sedangkan anak keduanya berusia sekitar satu tahun.

Pantauan MNC Portal Indonesia (MPI), kondisi rumah yang dihuni Tomi bersama keluarganya itu jauh dari kata layak dengan beralaskan tanah dan terkesan kumuh. Selain itu, atapnya pun sudah lapuk dan kerap bocor saat turun hujan.

Dinding rumah yang terbuat dari bilik bambu itu juga sudah hampir seluruhnya bolong. Kamar mandi dan toilet pun tidak memiliki atap. Tak ada kata sempurna di semua sisi rumah yang ditempati keluarga Tomi tersebut. Mirisnya lagi, rumah itu tidak memiliki dapur untuk memasak.

"Kami kalau memasak di depan rumah, pakai batu yang disusun, lalu pakai kayu bakar. Jika musim hujan, kami susah untuk memasak karena tidak ada atap," ujar dia, Sabtu (5/11/2022).

Tomi mengatakan, jika turun hujan air masuk ke dalam rumah. Terlebih, jika hujan tersebut disertai angin, rasa takut dan was-was menghantui ia dan keluarganya.

"Jika turun hujan saya selalu berdoa kepada Allah, agar hujan turun jangan disertai angin. Saya takut rumah ini roboh," kata dia.

Di sisi lain, Tomi mengungkapkan, tidak jarang ada binatang masuk ke dalam rumah mulai ular hingga biawak. "Di belakang rumah saya kan Sungai Cimanuk, kadang ada binatang yang masuk. Bahkan biawak sering bolak-balik, suka masuk dari bilik yang bolong ini," ujar dia.

Editor : Asep Supiandi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Dedi Mulyadi Tolong Nenek Sakit Tinggal di Gubuk Hampir Roboh di Purwakarta

57 tahun lalu

Kisah Pilu Keluarga Kurang Mampu di Pasuruan, 2 Tahun Tinggal di Toilet Umum

57 tahun lalu

Bikin Haru, Polisi Sisihkan Gaji Bangun Rumah Nenek Lumpuh yang Tinggal di Gubuk Reyot

57 tahun lalu

Cerita Sedih Ibu-3 Anak di Polman Tinggal di Gubuk Reyot usai Ditinggal Suami Nikah Lagi

57 tahun lalu

Pilu, 2 Keluarga Miskin di Pandeglang Diusir Pemilik Tanah gegara Tak Pilih Caleg Tertentu

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal