Memprihatinkan, 1 Keluarga di Indramayu Tinggal di Gubuk Reyot Beralas Tanah

Andrian Supendi
Keluarga di Indramayu ini harus tinggal di gubuk yang nyaris roboh. Di saat hujan acapkali ular dan biyawak mondar-mandir ke dalamrumah. (Foto: iNews.id/Andrian Supendi)

Tomi mengaku, sebagai seorang pengamen dia hanya berpenghasilan rata-rata Rp50.000 sehari. Tentunya, pengasilan itu tidak dapat mencukupi kebutuhan hidup dirinya bersama keluarganya tersebut.

Oleh karenanya, untuk mencari penghasilan tambahan, Tomi pun terkadang menjadi seorang buruh serabutan. "Selain ngamen saya juga seorang kuli serabutan. Ya kadang-kadang ada yang nyuruh saya bersihin rumput. Saya sih mau aja yang penting halal," tutur dia.

Sementara itu, Sohibul, selaku ketua RT setempat menyampaikan, pihak Kelurahan Paoman sudah mendatangi rumah Tomi dan akan diajukan program Rutilahu serta Baznas.

"Cuma untuk realisasinya kami belum tau. Dan perkembangan pengajuan itu juga kami belum tau," kata dia.

Editor : Asep Supiandi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Dedi Mulyadi Tolong Nenek Sakit Tinggal di Gubuk Hampir Roboh di Purwakarta

57 tahun lalu

Kisah Pilu Keluarga Kurang Mampu di Pasuruan, 2 Tahun Tinggal di Toilet Umum

57 tahun lalu

Bikin Haru, Polisi Sisihkan Gaji Bangun Rumah Nenek Lumpuh yang Tinggal di Gubuk Reyot

57 tahun lalu

Cerita Sedih Ibu-3 Anak di Polman Tinggal di Gubuk Reyot usai Ditinggal Suami Nikah Lagi

57 tahun lalu

Pilu, 2 Keluarga Miskin di Pandeglang Diusir Pemilik Tanah gegara Tak Pilih Caleg Tertentu

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal