Mantan Kapolri Tanggapi Kasus Vina: Kalau Hakim Salah Tempatnya di Dasar Neraka

Rahmat Hidayat
Mantan Kapolri Jenderal (Purn) Chairuddin Ismail saat memberikan pandangan terkait kasus Vina dan Eky Cirebon. (Foto: iNews/Rahmat Hidayat)

BEKASI, iNews.id - Mantan Kapolri Jenderal (Purn) Chairuddin Ismail memberikan pandangannya terkait kasus pembunuhan Vina dan Eky di Cirebon yang terjadi tahun 2016. Dia menilai perlu dilakukan penyelidikan dari awal proses penanganan kasus.

"Penegakan hukum yang paling penting, cari fakta hukumnya," ujar Kapolri era Presiden Abdurahman Wahid atau Gusdur usai seminar nasional dengan tema menakar masa depan hukum di Indonesia yang digelar Universitas Bhayangkara, Kota Bekasi, Kamis (13/6/2024).

Dia menilai perlu dilakukan penyelidikan dari awal karena ada penyangkalan dari sejumlah mantan terpidana juga saksi usai kasusnya kembali mencuat ke publik. Bila penyelidikan tidak benar dan mereka dipaksa mengaku, kenapa kasusnya bisa berjalan sampai pengadilan.

"Semua kesaksian (di pengadilan) itu disumpah. Setelah semua selesai, sekarang dicabut padahal itu dulu disumpah. Itulah yang bikin rumit dan saya gak mau komentar banyak soal itu," katanya.

Menurutnya dengan mencuatnya kasus Vina Cirebon ini, hukum kini dibicarakan ke publik. Seolah-olah keadilan itu adanya di publik.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Polres Belawan Ungkap 320 Kasus Kriminal selama 4 Bulan, dari Narkoba hingga Kejahatan Jalanan

57 tahun lalu

Mafia Pupuk Rugikan Negara Rp4,3 Miliar Dibongkar Polisi, 3 Tersangka Ditangkap

57 tahun lalu

Era Baru! Polisi di Jateng Pakai Bodycam saat Tugas, Rekam Pelayanan hingga Penindakan

57 tahun lalu

Update Kebakaran Rumah Hakim PN Medan: Polisi Telusuri CCTV dan Periksa 34 Saksi

57 tahun lalu

Satgas Damai Cartenz Tembak Mati Lipet Sobolim Komandan KKB Batalyon Semut Merah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal