Kota yang Menggunakan Bahasa Sunda, Mayoritas di Priangan Barat dan Timur

Agus Warsudi
Anak-anak Sunda bermain permainan tradisional oray-orayan. (FOTO: ISTIMEWA)

Bahasa Sunda di Priangan Barat dikenal halus. Ini terjadi akibat penaklukan Bandung oleh Kerajaan Mataram Islam pada abad ke-15 Masehi. Selain menaklukkan wilayah, Mataram juga mengubah budaya tutur masyarakat Priangan Barat, terutama Kota/Kabupaten Bandung.

Selama Mataram berkuasa, orang Sunda mengenal atau kasarnya dipaksa mematuhi undak usuk atau tingkatan bahasa tutur. Padahal sebelumnya, orang Sunda yang cenderung egaliter, tidak mengenal undak usuk tersebut.

Bahasa Sunda lemes atau halus yakni, bahasa yang digunakan saat berbicara dengan orang yang lebih tua atau dihormati. Berbeda jika berbicara dengan teman sebaya atau lebih muda. 

Penggunaan bahasa Sunda saat berbicara dengan yang lebih tua dan dihormati terdengar sopan dengan intonasi halus dan lembut.

Misal, anak berbicara kepada orang tua, wajib menggunakan bahasa Sunda halus. Ketika anak-anak berbicara kepada orang tuanya dengan bahasa Sunda kasar terdengar tidak sopan.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Korban Video Mesum Intip Celana Dalam Perempuan di Bandung Diduga Lebih dari 10 Orang

57 tahun lalu

Gempa Magnitudo 3,6 Guncang Kabupaten Bandung

57 tahun lalu

5 Kecamatan di Kabupaten Bandung Masuk Kawasan Metropolitan, Ini Daftarnya

57 tahun lalu

Bandung Heboh, Video Mesum Intip CD Perempuan Diperjualbelikan di Medsos

57 tahun lalu

Pilu, Anak Perempuan 6 Tahun Dicabuli Kekasih Ibunya di Bandung

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal