Di Kabupaten Bekasi, sekitar 60 persen warganya menggunakan bahasa Sunda. Sedangkan sekitar 40 persen bahasa Betawi. Dalam istilah masyarakat Bekasi, Betawi ora.
Sementara, bahasa Sunda Kabupaten Bogor dan Kabupaten Sukabumi, terutama yang berdekatan dengan Provinsi Banten, seperti Jampang Kulon, bahasa Sunda yang mereka gunakan cenderung mirip bahasa Sunda di Banten.
Bahasa Sunda di kawasan Jampang Kulon lebih egaliter. Kurang mengenal undak usuk bahasa dan intonasi. Pengucapan bahasa Sunda di daerah juga berbeda dengan masyarakat Priangan.
Mereka lebih lugas dalam bertutur. Sedangkan masyarakat di Priangan lebih lembut dan halus dalam menuturkan bahasa Sunda. Apalagi jika sudah berkenaan dengan undak usuk.
Beberapa kata baik benda maupun kerja, antara Sunda Jampang berbeda dengan bahasa Sunda di Priangan. Ini mungkin terjadi karena kawasan Jampang Kulon tidak terlalu terpengaruh oleh kekuasaan Mataram Islam kala itu.