Komunitas Peneliti dari Pesantren di Jabar Ciptakan Zat Penghemat BBM

Adi Haryanto
Kapsul yang diklaim bisa menghemat bahan bakar kendaraan. (FOTO: ISTIMEWA)

"Kapsul N-Hijau sudah digunakan komunitas kami, dicampurkan ke dalam bensin atau solar dengan perbandingan 1:10 liter, bisa menghemat BBM. Selain itu, akselerasi dan performa mesin kendaraan meningkat, mereduksi emisi gas buang, dan membantu merawat mesin kendaraan," ujar Asep Rukmana.

Sementara itu, Pimpinan Ponpes Asy-Syfa Lembang KH Asep Sunarya mengatakan, teknologi formula N-HIJAU 100 persen alami, tidak mengandung bahan kimia berbahaya. "Pesantren turut berkontrubusi dalam mengurangi emisi karbon dan menghijaukan Indonesia," kata KH Asep Sunarya.

Bidang Litbang Pergunu Jabar Mutia Yulismi mengatakan, mendukung kreativitas peneliti dari kalangan pesantren. Harapannya pemerintah melihat para peneliti nahdiyin tersebut sebagai mitra membangun yang produktif dan positif bagi pemerintah di daerah dan pusat.

"Pihaknya terus mengembangkan inovasi dan tidak hanya berhenti pada teknologi penghemat BBM saja. Ada juga berbagai produk yang sedang dikembangkan, seperti alat pembakar sampah ramah lingkungan dan masih banyak lagi," kata Mutia Yulismi.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Bantu Petani Lembang KBB, Tim LPPM ITB Ciptakan Lemari Pengering agar Sayuran Awet

57 tahun lalu

Longsor Terjang 2 Desa di Rongga KBB, Belasan Rumah Rusak, Jalan Putus

57 tahun lalu

Nasib dan Gaji Tak Jelas, Tenaga Honorer Pemda KBB Ngadu ke DPRD

57 tahun lalu

KBB dan Bandung Jadi Wilayah Terbanyak Kasus PMK, Kompensasi Peternak Rp10 Juta per Ekor

57 tahun lalu

2 Pencuri Satroni Kontrakan di Padalarang KBB, Gasak Motor Nmax dengan Santai

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal