Kasus Perkosaan Santriwati di Bandung, Korban Tutup Telinga dan Hiteris saat Dengar Suara HW

Agus Warsudi
12 santriwati yang jadi korban pemerkosaan ustaz HW mengalami trauma berat. (Foto: Ilustrasi/Ist)

Agus Mojoko menceritakan suasana persidangan perkara asusila yang digelar tertutup itu. Saksi korban yang bersedia datang memberi kesaksian. Padahal korban baru tiga minggu melahirkan bayi akibat perbuatan HW.

"Korban baru melahirkan tiga minggu. Dalam keadaan lunglai berani datang ke persidangan dengan pendamping LPSK. Itu mengiris hati kami, karena kami juga punya anak perempuan. Kok gurunya tega melakukan perbuatan itu," tutur Agus Mujoko.

Menurut Agus, kegeraman dan suasana miris juga dialami para orang tua korban yang hadir di persidangan. "Waktu sidang, orang tua mengungkapkan kekesalan mereka terhadap pelaku. Tetapi kami (tim JPU Kejari Bandung) bisa menyampaikan bahwa ini (perkara) sudah proses hukum jadi tidak bisa berbuat selain jalur hukum," ucap Agus Mujoko.

Diberitakan sebelumnya, terdakwa ustaz HW didakwa primair melanggar Pasal 81 ayat (1), ayat (3) jo Pasal 76.D UU R.I Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak jo Pasal 65 ayat (1) KUHP. 

Sedangkan dakwaan subsidair, Pasal 81 ayat (2), ayat (3) jo Pasal 76.D UU R.I Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak jo Pasal 65 ayat (1) KUHP.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Ustaz Pesantren di Bandung Diduga Perkosa 12 Santriwati, Ini Kata Kuasa Hukum Terdakwa

57 tahun lalu

Kasus Ustaz Perkosa 12 Santriwati di Bandung, Keluarga: Kebiri, Penjara Seumur Hidup! 

57 tahun lalu

Kasus Pemerkosaan Belasan Santriwati di Bandung, LPSK Menduga Ada Motif Eksploitasi Ekonomi

57 tahun lalu

Rumah Ini Lokasi Ustaz HW Memperkosa Belasan Santriwati Pesantren di Bandung

57 tahun lalu

Total 9 Bayi Lahir dari Santriwati Korban Pemerkosaan Ustaz Pesantren di Bandung

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal