Penangkapan pelaku teror pelecehan terhadap sejumlah perempuan yang sempat viral di media sosial ini juga menjadi tontonan warga. Mereka tidak menyangka pelaku merupakan orang terdekat dengan lingkungannya.
Anom mengatakan, pelaku ditangkap setelah Polres Tasikmalaya Kota menerima laporan dari korban. Sebelum mendapat pelecehan seksual, korban mengaku sedang menunggu ojek online. Tiba-tiba, pelaku mendatangi korban dan mengajaknya berbicara.
“Jadi, pelapor sedang menunggu ojek online, lalu didatangi terlapor. Terlapor lalu berbicara sambil menggesek-gesekkan alat vitalnya ke jok motor, kemudian memasukkan tangan ke dalam celana dan melemparkan sperma ke ibu tersebut,” kata Anom Karibianto.
Aksi tersebut membuat korban trauma dan bercerita ke kerabatnya. Korban kemudian melaporkan peristiwa yang dia alami ke Polres Tasikmalaya pada tanggal 13 November 2019 lalu. Kejadian itu menjadi viral di media sosial. Terlapor yang juga mengetahui aksinya viral, kabur dari tempat tinggalnya.