Industri Kulit di Garut Lesu gegara Impor Bahan Kimia dari Ukraina Tersendat

fani ferdiansyah
Seorang pekerja sedang proses finishing kulit di kawasan Sukaregang, Kabupaten Garut. (Foto: iNews.id/Fani Ferdiansyah)

Sukandar yang juga memiliki usaha di bidang industri penyamakan kulit ini mengaku, dengan harga baru ini dia bisa mengalami kerugian hingga jutaan rupiah jika kapasitas produksi tetap sama seperti sebelum perang. Untuk menyiasatinya, para pengusaha hingga pengrajin kulit seperti dirinya mengurangi jumlah produksi. 

"Ternyata lumayan juga ruginya, dari kenaikan kimia rugi bisa mencapai Rp10 juta untuk produksi 200 lembar kulit kambing. Makanya sekarang produksi dikurangi, pengusaha dan pengrajin kulit lain juga begitu," ungkapnya. 

Menurutnya, perang Rusia-Ukraina bukan satu-satunya penyebab dari turun drastisnya kapasitas produksi industri kulit. Sukandar menyebut pandemi Covid-19 yang merebak pada dua tahun lalu telah membuat dari industri kulit lesu. 

"Sekarang karena perang, sebelumnya Covid-19. Sebenarnya produksi memang sudah menurun sejak pandemi. Sebagai contoh, seorang pengusaha dahulu bisa produksi 200 lembar, namun sekarang hanya 50 lembar. Produksi 50 lembar ini pun membuat kami was-was, apakah akan terjual semua," ujar dia. 

Editor : Asep Supiandi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Biaya Logistik Tinggi Masih Jadi Kendala Pelaku UMKM di Bandung untuk Berkembang

57 tahun lalu

Keren Pisan, Produk Kulit Garut Terpilih Jadi Pelapis Jok Pesawat Terbang 

57 tahun lalu

Keren, Produk Fesyen Kulit Garut Diakui Dunia, Pameran di Lineapelle Leather Fair 2022 Milan Italia

57 tahun lalu

Relawan Medis Ini Tampil Modis di Tengah Perang, Pakai Baju Pink dengan High Heel

57 tahun lalu

Tim Densus 88 Tangkap Terduga Teroris di Magetan, Sejumlah Dokumen Diangkut

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal