Industri Kulit di Garut Lesu gegara Impor Bahan Kimia dari Ukraina Tersendat

fani ferdiansyah
Seorang pekerja sedang proses finishing kulit di kawasan Sukaregang, Kabupaten Garut. (Foto: iNews.id/Fani Ferdiansyah)


Para pengusaha hingga perajin, kata dia, berada di situasi sulit. Pasalnya kondisi daya beli masyarakat terhadap produk kerajinan kulit masih rendah. 

"Di satu sisi harga kimia naik, di satu sisi terkait masalah penjualan barang," ucap Sukandar. 

Dia pun berharap pemerintah dapat memberikan solusi atas permasalahan yang dihadapi para pelaku usaha industri kulit. 

"Harus ada peran pemerintah bagaimana caranya agar bahan kimia ini jangan sampai drastis kenaikan harganya, dibantu seperti apa solusinya. Apakah nilai pajak masuk dari bahan kimia yang diimpor bisa dikurangi. Sebetulnya banyak hal yang bisa dilakukan pemerintah pusat," ucapnya. 

Editor : Asep Supiandi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Biaya Logistik Tinggi Masih Jadi Kendala Pelaku UMKM di Bandung untuk Berkembang

57 tahun lalu

Keren Pisan, Produk Kulit Garut Terpilih Jadi Pelapis Jok Pesawat Terbang 

57 tahun lalu

Keren, Produk Fesyen Kulit Garut Diakui Dunia, Pameran di Lineapelle Leather Fair 2022 Milan Italia

57 tahun lalu

Relawan Medis Ini Tampil Modis di Tengah Perang, Pakai Baju Pink dengan High Heel

57 tahun lalu

Tim Densus 88 Tangkap Terduga Teroris di Magetan, Sejumlah Dokumen Diangkut

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal