“Jangan jauh-jauh, di sini saja, Jawa Barat, penambangan batu pakai bom dibiarkan, penambangan pasir dibiarkan, semua tidak peduli. Kok tidak peduli karena berbicara kewenangan. Di kabupaten Satpol PP merasa bukan kewenangan karena izinnya di kementerian, sementara kementerian tidak ada petugasnya. Ini kan kehancuran terus berlangsung,” ucap Kang Dedi.
“Menurut saya ke Bu Menteri (Siti Nurbaya) ayo kita berbicara terbuka. Kalau tidak di forum seperti ini enggak apa-apa di forum tertutup. Apa sih problem yang dihadapi kok tidak berubah? Itu lagi, itu lagi (masalahnya). Kok perasaan, lingkungan semakin rusak, bukan semakin baik. Kita bicara terbuka,” ujar dia.
Kang Dedi berpesan Menteri KLHK berhati-hati dalam melakukan kebijakan perubahan struktur lingkungan. Sebab patut diakui, otak publik mulai dari masyarakat hingga pejabat, adalah uang. Hanya sedikit yang berpikir soal lingkungan.
“Saya menanyakan kembali Dirjen Gakkum KLHK menutup tambang di Karawang tapi Dirjen Planologi mengeluarkan izin untuk tambang tersebut. Ini harus segera dibereskan. Urusan lingkungan tak bisa ditukar dengan apapun yang penting ibu bapak (KLHK) bisa bekerja dengan baik konsisten kepada lingkungan,” tutur Kang Dedi.