Harimau di Pasaman Adang Eksavator, Dedi Mulyadi: Bukti Lingkungan Rusak

Agus Warsudi
Harimau Sumatera mengadang eksavator di Pasaman Barat, Sumbar (Foto: Budi Sunandar/MNC Portal)

BANDUNG, iNews.id - Sebuah video seekor harimau Sumatera mengadang eksavator yang tengah meratakan lahan untuk kebun sawit di Pasaman, Sumatera Barat, viral di media sosial. Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Dedi Mulyadi menilai aksi harimau itu membuktikan telah terjadi kerusakan parah lingkungan di Indonesia.

Karena itu, Dedi Mulyadi meminta Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) lebih terbuka dan menjelaskan kepada publik terkait kasus kerusakan lingkungan di negeri ini.

Menurut Kang Dedi, berbicara soal lingkungan KLHK harus fokus pada dua hal. Pertama, menjaga yang sudah ada seperti gunung, sungai, dan hutan agar terus berkesinambungan tidak ada lagi perusakan, penebangan, pencemaran hingga penambangan baru. Kedua, recovery seperti gunung, aliran sungai dan hutan yang rusak.

“Kalau dua-duanya terus berjalan tidak akan pernah selesai. Kita membangun kerusakan baru. Di sinilah, kita harus memulai memetakan wilayah mana yang akan fokus recovery dan wilayah mana yang harus dijaga,” kata Dedi Mulyadi saat rapat kerja dengan Menteri KLHK Siti Nurbaya di DPR, Selasa (25/1/2022).

KLHK, ujar Kang Dedi, mendapat berkah di era digital saat ini karena ada respons publik terutama generasi Z terhadap isu lingkungan. Saat ini, isu lingkungan selalu viral dan menjadi perhatian publik.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Harimau Masuk Desa, Warga di 2 Desa Muaraojambil Ketar-ketir

57 tahun lalu

Geger, Harimau Adang Alat Berat Pembukaan Lahan di Hutan Pasaman Barat

57 tahun lalu

Harimau Masuk Kebun Karet, Warga Banyuasin Sumsel Ketakutan

57 tahun lalu

Penampakan Harimau Sumatera Masuk Permukiman, Mangsa 2 Sapi Milik Warga 

57 tahun lalu

Harimau Sumatera Resahkan Warga Palas Ditangkap

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal