Dari 11 kelompok pengeluaran, ujar Dudung, seluruhnya mengalami inflasi. Dimulai dari kelompok makanan, minuman, dan tembakau sebesar 2,34 persen. Pakaian dan alas kaki 0,30 persen. Perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah 0,24 persen.
Kelompok perlengkapan peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga 0,86 persen. Kesehatan 0,24 persen.Transportasi 1,98 persen. Informasi komunikasi dan jasa keuangan 0,03 persen.
Kelompok rekreasi, olahraga, dan budaya 0,21 persen. Pendidikan 0,01 persen; penyediaan makanan dan minuman/restoran 0,54 persen. Sedangkan kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya 1,24 persen.