Habib Bahar Sebut Rizieq Dipenjara karena Maulid, Ulama Garut Kompak Tersinggung

Agus Warsudi
Empat ulama asal Garut hadir sebagai saksi dalam sidang kasus penyebaran hoaks dengan terdakwa Habib Bahar di PN Bandung. (FOTO: ISTIMEWA)

BANDUNG, iNews.id - Sidang kasus penyebaran kabar bohong atau hoaks dengan terdakwa Habib Bahar bin Smith kembali digelar di Pengadilan Negeri (PN) Bandung, Selasa (24/5/2022). Ulama Garut yang hadir sebagai saksi menyatakan, tersinggung dengan ucapan Habib Bahar yang menyebut banyak habib, ulama, dan kiaya yang dipenjara karena maulidan.

Mereka menilai, ucapan Habib Bahar yang disampaikan saat ceramah di Desa Nanjung, Kecamatan Margaasih, Kabupaten Bandung tersebut mengandung provokasi untuk membangkitkan kebencian masyarakat kepada aparat penegak hukum. 

Pernyataan tersebut tercantum dalam berita acara pemeriksaan (BAP) keempat saksi yang kembali dibacakan Azis Januar, kuasa hukum Habib Bahar. Azis menanyakan benar atau tidak pernyataan ulama Garut dalam BAP tersebut kepada empat ulama Garut yang hadir sebagai saksi. 

Saksi KH Jujun Junaedi mengatakan, pernyataan Habib Bahar terutama terkait Habib Rizieq Shihab ditangkap gegara menyelenggarakan maulid nabi membuatnya tersinggung. 

Sebab, dalam ceramah tersebut Habib Bahar sempat berbicara tentang ulama. "Yang merasa tersinggung itu kaitan banyak habib, ulama, dan kiai yang dipenjara karena maulidan. Itu saja," kata Pimpinan Ponpes Al-Ghiniyyah itu di PN Bandung, Jalan RE Martadinata, Kota Bandung, Senin (24/5/2022) malam. 

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Habib Bahar Sentil Kunjungan Presiden Jokowi Timbulkan Kerumunan tapi Tak Dihukum

57 tahun lalu

Sidang Habib Bahar Panas! Kuasa Hukum ke Saksi: Diem Lu! Jagoan Lu?!

57 tahun lalu

Sidang Habib Bahar, Kades: Rizieq Pernah Satu Kali Ceramah di Desa Nanjung Bandung

57 tahun lalu

Sidang Habib Bahar, Saksi Cabut 7 Poin Keterangan di BAP, Ini Alasannya

57 tahun lalu

Saksi Sebut Ceramahnya Provokatif dan Merasahkan, Begini Sikap Habib Bahar di Persidangan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal