Habib Bahar Sentil Kunjungan Presiden Jokowi Timbulkan Kerumunan tapi Tak Dihukum

Agus Warsudi
Habib Bahar hadir dalam sidang kasus penyebaran hoaks di PN Bandung. (FOTO: ISTIMEWA)

BANDUNG, iNews.id - Dalam sidang di Pengadilan Negeri (PN) Bandung, Habib Bahar bin Smith yang duduk di kursi terdakwa, menyentil kunjungan Presiden Joko Widodo (Jokowi) ke beberapa tempat menimbulkan kerumunan masyarakat. Namun kejadian itu tidak pernah diproses hukum.

Menurut Habib Bahar itu terjadi karena hukum lebih tajam ke Habib Rizieq Shihab yang dipenjara lantaran dianggap melanggar protokol kesehatan (prokes). 

"Saya tanya, saat PSBB banyak nggak yang menyelenggarakan maulid?," tanya Habib Bahar kepada saksi Kiai Abdul Mujib, ulama dari Kabupaten Garut. 

"Ada," jawab Kiai Abdul Mujib. 

"Kenapa Habib Rizieq yang ditangkap?" cecar Habib Bahar. 

Dalam kesempata itu, Habib Bahar menyebutkan beberapa kegiatan yang menimbulkan kerumunan. Mulai dari hajatan yang dihadiri pejabat, konser musik Ketua MPR, long march Banser, hingga kegiatan Presiden Jokowi. 

"Saya bilang, banyak pejabat yang bikin kerumunan, tapi cuma Habib Rizieq (yang ditahan). Menurut saya, hukum hanya tajam ke Habib Rizieq. Kenapa saya mengatakan itu? Jadi tinggal gampang saja kalau memang dihukum maulid, jangan penjarakan Habib Rizieq," ucap Habib Bahar. 

Saksi Abdul Mujib lantas menimpali. Menurut pimpinan Pondok Pesantren Fauzan Garut ini, perkara Habib Rizieq itu sudah tercatat dalam putusan hakim yang mengadili kasus Habib Rizieq. 

"Kalau Habib Rizieq dipenjara, kan keputusan tertulis hakim," kata Abdul Mujib.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Sidang Habib Bahar Panas! Kuasa Hukum ke Saksi: Diem Lu! Jagoan Lu?!

57 tahun lalu

Sidang Habib Bahar, Kades: Rizieq Pernah Satu Kali Ceramah di Desa Nanjung Bandung

57 tahun lalu

Sidang Habib Bahar, Saksi Cabut 7 Poin Keterangan di BAP, Ini Alasannya

57 tahun lalu

Saksi Sebut Ceramahnya Provokatif dan Merasahkan, Begini Sikap Habib Bahar di Persidangan

57 tahun lalu

Sidang Habib Bahar, Pimpinan Ponpes di Garut Sebut Isi Ceramah Memprovokasi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal