BANDUNG, iNews.id - Level kewaspadaan pandemi Covid-19 Kota Bandung kembali turun ke zona merah dari sebelumnya zona oranye. Satu dari beberapa faktor penyebab penurunan zona kewaspadaan itu adalah masih banyak kerumunan massa terjadi di ibu kota Provinsi Jawa Barat ini.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bandung Ema Sumarna mengatakan, banyak kerumunan masa terjadi meski Pemkot Bandung menerapkan Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) yang diperketat.
"Dampak dari aktivitas pada masa libur panjang atau cuti bersama pada Oktober 2020. Secara teori, ini (virus Corona) akan berdampak setelah 14 hari," kata Ema di Balai Kota Bandung, Selasa (1/12/2020).
Ema mengemukakan, selain itu, faktor mobilitas warga dari gelaran pilkada Kabupaten Bandung 2020 juga dinilai jadi pemicu lonjakan kasus Covid-19. Namun ini belum menjadi faktor utama.
"Ada mobilitas yang luar biasa, kabupaten sebelah (Kabupaten Bandung) pilkada juga bisa terjadi. Ketika masyarakat lalu lalang, yang dari sana (Kabupaten Bandung) ke sini (Kabupaten Bandung), yang dari sini ke sana, kan itu bisa mempercepat penularan (Covid-19)," ujar Ema.