Kerumunan Massa Jadi Penyebab Kota Bandung Zona Merah Lagi

Agus Warsudi
Sekda Kota Bandung Ema Sumarna. (Foto: Humas Pemkot Bandung)

BANDUNG, iNews.id - Level kewaspadaan pandemi Covid-19 Kota Bandung kembali turun ke zona merah dari sebelumnya zona oranye. Satu dari beberapa faktor penyebab penurunan zona kewaspadaan itu adalah masih banyak kerumunan massa terjadi di ibu kota Provinsi Jawa Barat ini.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bandung Ema Sumarna mengatakan, banyak kerumunan masa terjadi meski Pemkot Bandung menerapkan Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) yang diperketat.

"Dampak dari aktivitas pada masa libur panjang atau cuti bersama pada Oktober 2020. Secara teori, ini (virus Corona) akan berdampak setelah 14 hari," kata Ema di Balai Kota Bandung, Selasa (1/12/2020).

Ema mengemukakan, selain itu, faktor mobilitas warga dari gelaran pilkada Kabupaten Bandung 2020 juga dinilai jadi pemicu lonjakan kasus Covid-19. Namun ini belum menjadi faktor utama.

"Ada mobilitas yang luar biasa, kabupaten sebelah (Kabupaten Bandung) pilkada juga bisa terjadi. Ketika masyarakat lalu lalang, yang dari sana (Kabupaten Bandung) ke sini (Kabupaten Bandung), yang dari sini ke sana, kan itu bisa mempercepat penularan (Covid-19)," ujar Ema.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kota Bandung Zona Merah Covid-19, Wali Kota Oded Instruksikan Ini

57 tahun lalu

Cegah Covid-19 saat Libur Panjang, Wali Kota Bandung: Apabila Ada yang Melanggar, Tutup!

57 tahun lalu

Wali Kota Bandung Dukung Libur Dipangkas agar Tak Ada Eksodus ke Bandung

57 tahun lalu

Penertiban Kabel Semrawut di Bandung, Lebih dari 4.000 Pengguna Internet Terdampak

57 tahun lalu

Kasus Gangguan Jiwa Berat di Bandung Naik, Kesehatan Mental Jadi Perhatian

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal