Didakwa Sebar Hoaks saat Ceramah di Bandung, Ini Kata Habib Bahar 

Agung Bakti Sarasa
Habib Bahar seusai sidang dakwaan di PN Bandung. (FOTO: AGUNG BAKTI SARASA)

Bagian kedua, video ceramah Habib Bahar yang berisi hoaks, tutur JPU, di menit 11.33 hingga 12.25. Di bagian tersebut, Habib Bahar dalam ceramahnya berisi tentang kematian enam laskar FPI pengawal Habib Rizieq Shihab. Habib Bahar menyebut enam laskar FPI tewas dibantai.

"Enam pengawal beliau, enam laskar beliau dibunuh, dibantai, dicopot kukunya, dibantai, dikuliti, kemaluannya dibakar, mereka dibikin seperti binatang saudara-saudara hanya karena Maulid Nabi Muhammad," tutur jaksa Suharja saat isi ceramah Habib Bahar di bagian tersebut.

Bagian ketiga dari menit 12.26 hingga 12.58. Pada bagian ini, Bahar dengan tegas dalam ceramahnya menyebutkan Habib Rizieq Shihab ditahan gara-gara merayakan Maulid Nabi Muhammad.

"Saudara-saudara demi Allah tidak ada dalam sejarah di dunia ini dari zaman Nabi Adam sampai sekarang tidak ada, tidak pernah terjadi. Hanya terjadi di Indonesia yang negara mayoritas muslim, yang mayoritas Ahlussunnah wal jamaah, ada anak cucu Rasulullah yang ditangkap, ditahan karena merayakan maulid nabi. Siapa beliau? Beliau Al Habib Rizieq bin Husein bin Syihab," ucap Suharja.

Jaksa menilai isi ceramah Bahar dalam tiga bagian tersebut berisi berita bohong atau hoaks. Sebab, berdasarkan fakta, Habib Rizieq diadili dan ditahan bukan karena memperingati Maulid Nabi Muhammad.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Jaksa Sebut Video Ceramah Habib Bahar di Bandung Mayoritas Berisi Kabar Bohong

57 tahun lalu

Habib Bahar bin Smith Hadir secara Offline di PN Bandung

57 tahun lalu

Dalam Ceramah Habib Bahar Sebut 6 Laskar FPI Tewas Dibantai, Jaksa: Itu Bohong

57 tahun lalu

Ini Isi Ceramah Habib Bahar di Margaasih Bandung yang Diduga Hoaks

57 tahun lalu

Habib Bahar Didakwa Sampaikan Hoaks saat Ceramah di Margaasih Bandung yang Dihadiri 1.000 Jemaah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal