Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Ini Isi Ceramah Habib Bahar di Margaasih Bandung yang Diduga Hoaks
Advertisement . Scroll to see content

Dalam Ceramah Habib Bahar Sebut 6 Laskar FPI Tewas Dibantai, Jaksa: Itu Bohong

Selasa, 05 April 2022 - 11:45:00 WIB
Dalam Ceramah Habib Bahar Sebut 6 Laskar FPI Tewas Dibantai, Jaksa: Itu Bohong
Habib Bahar saat berceramah. (FOTO: ISTIMEWA)
Advertisement . Scroll to see content

BANDUNG, iNews.id -Habib Bahar bin Smith didakwa menyebarkan berita bohong atau hoaks saat berceramah di Kampung Cibisoro, RT 03/08 Desa Nanjung, Kecamatan Margaasih, Kabupaten Bandung pada 10 Desember 2021 lalu. Selain soal Habib Rizieq Shihab, Habib Bahar juga menyinggung tentang kasus kematian 6 laskar FPI.

Tim jaksa penuntut umum (JPU) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jabar membacakan isi ceramah Habib Bahar yang diduga hoaks terkait Habib Rizieq Shihab dan kematian enam laskar FPI dalam sidang pembacaan dakwaan di Pengadilan Negeri (PN) Bandung Jalan RE Martadinata, Kota Bandung, Selasa (5/4/2022). 

"Enam pengawal beliau (Habib Rizieq Shihab) dibunuh, dibantai, dicopot kukunya, dibantai, dikuliti, kemaluannya dibakar. Mereka (enam laskar FPI) dibikin seperti binatang saudara-saudara hanya karena Maulid Nabi Muhammad," kata jaksa Suharja membacakan isi ceramah Habib Bahar. 

Suharja menyataan, Habib Bahar juga menyebut enam laskar FPI yang tewas tersebut dibunuh lantaran mengawal Habib Rizieq Shihab. Habib Rizieq Shihab disebut sebagai cucu yang di dalam tubuhnya mengalir darah Rasulullah. 

"Beliau ditangkap, dipenjara, tangannya mengalir darah suci Nabi Muhammad. Tangan beliau diborgol saudara-saudara. Padahal tangan-tangan para koruptor tidak diborgol. Beliau tangan yang mengalir darah Rasulullah diborgol, dihinakan, dinistakan. Enam pengawalnya, enam anak buahnya dibunuh, dibantai, diperlakukan seperti penjahat besar saudara-saudara hanya karena merayakan Maulid Nabi Muhammad SAW," ujar Suharja membacakan isi ceramah Bahar. 

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut