Dianggap Menyimpang, PWNU Jabar Desak Pemerintah Tindak Tegas Al Zaytun dan Tokohnya 

Andrian Supendi
Pengurus PWNU Jawa Barat merekomendasikan agar pemerintah untuk menindak tegas Pondok Pesantren (Ponpes) Al Zaytun. (Foto: iNews.id/Andrian Supendi)

INDRAMAYU, iNews.id - Pengurus Pimpinan Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Barat merekomendasikan kepada pemerintah untuk menindak tegas Pondok Pesantren (Ponpes) Al Zaytun. Rekomendasi itu disampaikan lantaran Al Zaytun dianggap telah menimbulkan polemik di kalangan masyarakat.

Polemik dipicu adanya indikasi sejumlah ajaran di ponpes yang berlokasi di Desa Mekarjaya, Kecamatan Gantar, tersebut menyimpang dan sesat.

Ketua PWNU Jawa Barat, KH Juhadi Muhammad, mengatakan, rekomendasi itu berdasarkan hasil kajian ilmiah Lembaga Bahtsul Masail (LBM) Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Barat yang dilaksanakan di Ponpes Hidayatut Tholibin, Kabupaten Indramayu, Jumat (16/6/2023) kemarin.

KH Juhadi menuturkan, adapun rekomendasi yang dimaksud antara lain, meminta pemerintah agar menindak tegas Ma'had Al Zaytun dan tokohnya atas segala penyimpangan yang telah terbukti berdasarkan kajian ilmiah LBM PWNU Jawa Barat.

Kemudian, lanjut dia, kepada para stakeholder agar memproteksi masyarakat dari bahaya penyimpangan yang dilakukan Ma'had Al Zaytun.

"Kami meminta masyarakat agar tetap tenang dan menyerahkan penindakan atas polemik yang terjadi kepada pihak yang berwenang atau kepada pemerintah," kata KH Juhadi, Jumat (16/6/2023).

Editor : Asep Supiandi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pimpinan Ponpes Al Zaytun Indramayu Tolak Bertemu MUI, Alasannya Sibuk 

57 tahun lalu

Viral Aliran Sesat di Jayapura, Pria Mengaku Tuhan Wajibkan Pengikut Ibadah Tanpa Busana

57 tahun lalu

Tim Pakem Usut Kasus Dugaan Aliran Sesat di Maros Tambah Rukun Islam jadi 11

57 tahun lalu

Heboh Aliran Sesat di Maros, Rukun Islam Ada 11 hingga Berhaji Cukup Gunung Bawakaraeng

57 tahun lalu

Pakai Jas Hitam, Pimpinan Ponpes Al Zaytun Panji Gumilang Bebas dari Lapas Indramayu

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal