Dampak Kenaikan Harga BBM, HSNI Indramayu: 85 Persen Nelayan Kecil Enggan Melaut 

Andrian Supendi
Nelayan Indramayu memilih menyandarkan kapal mereka di dermaga karena tak sanggup menanggung biaya melaut yang melambung akibat harga BBM naik. (FOTO: ANDRIAN SUPENDI)

Di Kabupaten Indramayu, ujar Ketua HSNI Indramayu, berlaku sistem bagi hasil antara pemilik kapal dengan anak buah kapal (ABK), 50:50, setelah dipotong biaya melaut. Akibatnya, pendapatan nelayan semakin berkurang. 

Hal itu lah yang menyebabkan banyak perahu yang berlayar tetapi tidak bisa menutupi biaya melaut. "Harga ikan yang tidak kunjung ikut naik ini semakin memperparah penderitaan nelayan kecil," tutur Ketua HSNI Indramayu.

Dedi Aryanto mengatakan, jumlah kapal dan perahu nelayan di Kabupaten Indramayu, sebanyak 6.400 unit. Sedangkan untuk kapal di atas 30 GT hanya berjumlah 800 unit. Dari jumlah kapal mayoritas merupakan kapal-kapal kecil. Sedangkan jumlah nelayan kecil di Kabupaten Indramayu sebanyak 36.000 orang.

"Sekarang sudah terlihat tidak, sedikit kapal yang berlabuh. Ya sebentar lagi juga semakin banyak yang tidak melaut, karena merasakan dampaknya (kenaikan BBM). Yang pasti, semua organisasi nelayan, pengelola TPI, KUD-KUD mina menyuarakan hal sama. Intinya menolak (kenaikan harga BBM)," ucap Dedi Aryanto. 

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Cerita Rakyat Jawa Barat, Asal Usul Objek Wisata Pulomas Indramayu

57 tahun lalu

Motif Dendam, Tersangka Pembunuh Tukang Donat Keliling di Indramayu Ditangkap Polisi

57 tahun lalu

Polisi Tangkap Eks Mubalig yang Bunuh Tukang Donat Keliling di Jatibarang Indramayu

57 tahun lalu

TKW Asal Indramayu Tiba di Rumah Setelah Lolos Hukuman Mati di Arab Saudi

57 tahun lalu

Kisah TKW Indramayu Lolos dari Hukuman Mati di Arab Saudi, Kini Pulang ke Kampung Halaman

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal