"Ya saya sih biasa ya, melapor sebagaimana biasa. Ternyata oleh KPK dirilis dan diberi peringkat, itu bukan punya saya kok. Punya istri dari orang tuanya (mertua Nurhali)," ujar Nurhali.
Saat ditemui, Nurhali awalnya menolak membicarakan hal tersebut. Dia berkilah, hal itu tidak perlu disebarluaskan. Namun akhirnya Nurhali bersedia menceritakan bagaimana tanah yang ada sejak 1970 tersebut dilaporkan ke KPK.
"Itu tanah sudah ada dari tahun 1970. Mertua saya dulunya pedagang. Setelah wafat, tanahnya menurun (diwariskan) ke istri saya," tuturnya.
Dalam LHKPN, Nurhali berada di peringkat 7, dua nomor di bawah Prabowo Subianto. Ada pun harta yang dilaporkan berdasarkan situs https://elhkpn.kpk.go.id, luas tanah yang berada di Jakarta Utara seluas 80.000 meter persegi. Jika dirupiahkan, tanah itu bernilai mencapai Rp1,6 triliun. Tanah tersebut tercatat sebagai harta warisan.
Sementara untuk luas tanah yang berada di Kota Tangerang dan Kabupaten Tangerang yang nominalnya mencapai 1,2 miliar yang juga tercatat sebagai warisan. Saat ini Nurhali memiliki tiga kendaraan dengan total Rp558 juta, yakni Pajero Dakkar keluaran 2015 senilai Rp350 juta, Honda Jazz (2011) Rp200 juta, dan kendaraan roda dua senilai Rp8 juta.