Bisik Sunyi Apun, Kesaksian Perempuan Cantik tentang Sejarah Cianjur Nan Dramatik

Agus Warsudi
Wina Rezky Agustina berhasil menerjemahkan kisah Apun Gencay berlatar belakang kegusaran petani kopi di Cianjur pada masa kolonial. (FOTO: ISTIMEWA)

Menurut sejarawan Gunawan Yusuf, harga kopi yang disepakati adalah 17.50 ringgit per pikul. Namun nyatanya, Aria Wiratanu Datar III  hanya membayar 12.50 ringgit per pikul.

Uang 5 ringgit yang seharusnya menjadi hak para petani kopi itu dimasukannya ke kantong pribadi. “Karena soal itulah, rakyat lantas tidak puas, mengutip Gunawan Yusuf dalam Sejarah Cianjur Bagian ke-7,” tutur Hendi Jo.

Akhirnya di suatu senja pada 1726, entah itu seorang penyusup atau siapa berhasil memasuki pendopo Kabupaten Cianjur. Condre menjadi saksi kemangkatan trasgis Sang Dalem. Sosok Apun Gencay ada dalam kisah itu, tentu dengan segala versinya.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Miris, Tak Ada Jembatan, Puluhan Siswa di Cianjur Bertaruh Nyawa Seberangi Sungai Ciujung

57 tahun lalu

Ngeri! Pria Dewasa Siksa Bocah 11 Tahun di Cibeber Cianjur Pakai Sodet Besi

57 tahun lalu

Tolak Penertiban, Pedagang Cingcau Cianjur Lempar Tikar dan Kursi ke Tengah Jalan

57 tahun lalu

Dugaan Korupsi Eks HGU Sukaresmi, Kajari Cianjur: Jangan Ada yang Halangi Penyidikan

57 tahun lalu

Polres Cianjur Tetapkan 1 Tersangka Ladang Ganja 10 Hektare di Gunung Karuhun

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal