Begini Tampang 7 Tersangka dan Modus Pinjol Ilegal Jerat Para Korban 

Agus Warsudi
Ini tampang tujuh tersangka pinjol ilegal yang ditetapkan penyidik Ditreskrimsus Polda Jabar . (Foto: iNews/AGUS WARSUDI)

Wadir Ditreskrimsus Polda Jabar menuturkan, masing-masing debt collector ditarget menagih 15 hingga 20 nasabah per hari. Setiap aplikasi meminjamkan uang dengan nominal berbeda-beda.

"Ini masih banyak (pinjol ilegal). Macam-macam. Ada yang (meminjamkan uang) satu juta setengah (Rp1,5 juta) ada yang dua juta (Rp2 juta). Untuk penerapan bunga dan aplikasinya (pinjol ilegal) masih didalami lagi," tutur Wadir Ditreskrimsus Polda Jabar.

Penyidik Ditreskrimsus Polda Jabar, kata AKBP Roland Ronaldy, saat ini sedang mengejar pimpinan perusahaan pinjol ilegal tersebut. "Untuk korban sampai saat ini baru satu orang (yang melapor). Kami imbau masyarakat (yang menjadi korban pinjol ilegal) agar melapor," ucap AKP Roland Ronaldy.

Modus operandi seperti itu sesuai dengan yang diceritakan para korban. Seperti disampaikan AES dan TM. Korban TM terjebak pinjol ilegal berawal dari mendapatkan pesan singkat dari satu aplikasi peminjaman uang.

Karena tak paham, TM menekan tautan di dalam pesan tersebut. Tiba-tiba, TM mendapatkan kiriman uang. Lantaran tak membutuhkan uang, TM berusaha mengembalikan dana tersebut. Namun, justru TM kembali mendapatkan kiriman uang ke rekeningnya.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Polda Jabar Tetapkan 6 Tersangka Baru Pinjol Ilegal, Terancam Hukuman 9 Tahun Penjara

57 tahun lalu

Ini Cerita TM Korban Pinjol Ilegal yang Sempat Depresi Diteror Debt Collector

57 tahun lalu

Ini Tampang Debt Collector Pinjol Ilegal yang Diperiksa Intensif Polda Jabar

57 tahun lalu

Polda Jabar Tetapkan 1 Debt Collector Pinjol Ilegal Tersangka, 79 Pegawai Dipulangkan

57 tahun lalu

Cerita Korban Pinjol Ilegal di Bandung, Pinjam Rp3 Juta harus Bayar Rp48 Juta Lebih

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal