Sementara itu, Kapolda Jabar Irjen Pol Suntana mengatakan, seluruh pusat keramaian, seperti taman dan alun-alun di kota dan kabupaten se-Jawa Barat, ditutup guna mencegah kerumunan. Sebab, kerumunan orang sangat berpotensi memicu penularan virus Covid-19.
"Apalagi saat ini, di Indonesia sudah ada puluhan orang terpapar Covid-19 varian Omicron. Kami tidak ingin itu terjadi di Jawa Barat. Karena itu, seluruh pusat keramaian di Jabar akan ditutup pada malam pergantian tahun," kata Kapolda Jabar saaat konferensi pers akhir tahun di Mapolda Jabar, Rabu (30/12/2021).
Selain itu, ujar Irjen Pol Suntana, Polda Jabar dan jajaran juga melarang semua bentuk kegiatan, seperti pesta dan konvoi saat malam tahun baru. "Kebijakan ini semata-mata untuk melindungi masyarakat jangan sampai kasus Covid-19 kembali melonjak," ujar Irjen Pol Suntana.
Diberitakan sebelumnya, selama Nataru Pemkot Bandung menyiagakan 20 pos pengamanan (pospam) di sejumlah titik di Kota Bandung. Pospam tersebut akan berfungsi sebagai pos jaga pemberi rasa aman dan pengendalian kerumunan.
Rencananya, pospam mulai diaktifkan hari ini, Jumat (24/12/2021) hingga libur Tahun Baru 2022 berakhir. Pospam akan berisi sejumlah personel dari unsur Polri, TNI, Satpol PP Kota Bandung, Dinkes, dan lainnya. Tak kurang dari 2000 petugas akan di siagakan selama Nataru.