Sejak April 1965 Pierre menjadi ajudan Jenderal Besar TNI Abdul Haris (AH) Nasution dan tinggal di kediaman AH Nasution di Jalan Teuku Umar Nomor 40, Menteng, Jakarta Pusat. Pierre Tendean meninggal pada 1 Oktober 1965 di Jakarta saat malam peristiwa G30S.
Dalam tragedi itu, Pierre Tendean berusaha melindungi Jenderal AH Nasution dengan mengaku sebagai Nasution saat pasukan Cakrabirawa menyerbu rumah jenderal besar itu. Jenazah Tendean ditemukan di sumur Lubang Buaya, bersama enam jenazah jenderal lainnya.
2. Serma KKO (Purn) Djoni Matius
Sersan Mayor (Serma) KKO (Purn) Djoni Matius Liem atau yang lebih dikenal dengan nama Djoni Liem merupakan sosok kelahiran Bandung tanggal 3 April 1934. Dia merupakan Purnawirawan TNI Angkatan Laut (AL) berdarah Tionghoa.
Djoni Liem memiliki julukan 'Semburan Mulut Berbisa' yang bisa meluncurkan jarum, mata kail pancing, silet, dan beras dari mulutnya dengan jarak kurang lebih sekitar 30 meter.
Pemilik nama asli Liem Wong Siu ini sempat mendapatkan penghargaan dari Komandan Korps Marinir Mayjen TNI (Mar) Suhartono di Museum Korps Marinir, Kesatrian Marinir Moekijat, Gedangan, Sidoarjo, Jumat (4/12/2020).