SUMEDANG, iNews.id - Endang Sonali, Nanang Mulyana, Sansi Agusta, dan Lim Rusman, mengaku tak tahu korban Pratu TNI Muhammad Asrul yang mereka keroyok, prajurit TNI AD. Sebab, pengeroyokan terjadi di Jalan Cadas Pangeran, Sumedang, Jawa Barat pada Jumat (6/11/2020) petang menjelang malam hari.
"Saat kejadian tidak tahu kalau korban adalah anggota TNI. Taunya setelah kejadian," kata Kapolres Sumedang AKBP Eko Prasetyo Robbyanto saat konferensi pers pengungkapan kasus di Mapolres Sumedang, Senin (9/11/2020).
Namun, ujar AKBP Eko Prasetyo Robbyanto, saat kejadian, korban mengenakan pakaian yang mudah dikenali bahwa dia anggota TNI. "Hal itu terlihat dari beberapa barang bukti yang diamankan, yakni satu kaus olahraga warna hijau bertulisan TNI AD," ujar AKBP Eko Prasetyo Robbyanto.
Akibat pengeroyokan itu, tutur Kapolres Sumedang, korban yang merupakan anggota Kesehatan dari Yonif 301 PKS itu mengalami luka ringan. Setelah mendapatkan perawatan medis, korban sudah dibolehkan pulang dari rumah sakit.
"Ada dua korban yang berkitan dnegan kasus ini yakni warga yang terserempet dan korban ini (anggota TNI). Keduanya luka ringan dan sudah keluar dari rumah sakit," tutur Kapolres Sumednag.