"Ruang isolasi di masing-masing puskesmas yang akan dimaksimalkan sebelum pasien yang terpapar mendapat penanganan dari gugus tugas. Harapan kami, tidak ada lonjakan kasus selama puasa hingga lebaran nanti," katanya.
Sementara, Bupati Cianjur, Herman Suherman, mengatakan, untuk penyekatan di delapan titik di Cianjur, baru akan dilakukan secara maksimal beberapa hari ke depan karena keluarnya larangan mudik terbaru dari pemerintah pusat.
"Kita maksimalkan dulu operasi yustisi dan razia kendaraan tanpa surat keterangan bebas Covid-19 antigen. Untuk posko kesehatan dengan tenaga medis akan kita bangun di delapan titik penyekatan," ucapnya.