CIANJUR, iNews.id - Sebanyak 1.500 tenaga kesehatan (Nakes) akan ditempatkan di delapan pos penyekatan di Kabupaten Cianjur. Mereka bertugas untuk melakukan penanganan kesehatan pemudik yang bandel selama larangan mudik Lebaran berlaku.
Kepala Dinkes Cianjur, dr Irvan Nur Fauzy di Cianjur, mengatakan, penempatan tenaga medis di masing-masing pos penyekatan nantinya akan dibagi sebanyak 30 orang setiap harinya dan bekerja secara bergantian selama penyekatan diberlakukan. Sehingga jumlah tenaga kesehatan yang dilibatkan termasuk di masing-masing puskesmas sebanyak 1.500 orang.
"Tenaga medis yang ditempatkan di pos penyekatan, akan bertugas memberikan pelayanan tes cepat antigen hingga penanganan cepat jika menemukan pengguna jalan yang terpapar atau membutuhkan pelayanan kesehatan lainnya," kata Irvan.
Penempatan seribuan lebih tenaga kesehatan tersebut, ungkap dia, juga melibatkan tenaga medis di puskesmas setempat, sehingga saat dibutuhkan hingga Lebaran nanti, seluruh tenaga kesehatan sudah siap bertugas.
Bahkan, beberapa puskesmas yang terdapat di jalur utama penyekatan mulai dari utara hingga selatan, disiagakan 24 jam, untuk memberikan pelayanan dan penanganan cepat ketika mendapati pengguna jalan atau pengendara yang terpapar.