Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Personel Disiagakan di Perbatasan Cianjur, Siap Halau Pemudik dan Travel Gelap
Advertisement . Scroll to see content

Pemkab Cianjur Akui Belum Maksimal Sekat Pemudik Lebih Awal

Minggu, 25 April 2021 - 09:37:00 WIB
Pemkab Cianjur Akui Belum Maksimal Sekat Pemudik Lebih Awal
Salah satu lokasi penyekatan pemudik di sekitar Jembatan Rajamandala, Jalan Raya Bandung-Cianjur yang menjadi perbatasan antara Kabupaten Bandung Barat dengan Cianjur. (Foto: Antara)
Advertisement . Scroll to see content

CIANJUR, iNews.id - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur mengakui penyekatan pemudik di daerah perbatasan belum maksimal. Hal tersebut  lantaran larangan mudik terbaru terkesan mendadak dan diperkirakan sudah banyak pemudik yang lolos sampai ke kampung halaman masing-masing.

"Kami lebih meningkatkan operasi yustisi secara acak di berbagai perbatasan di Cianjur, karena masih minimnya persiapan akibat larangan terbaru mudik yang berlaku secara mendadak, sehingga sudah banyak pemudik yang diperkirakan lolos," kata Bupati Cianjur Herman Suherman, Sabtu (24/4/2021).

Dia menjelaskan, pemerintah daerah belum siap melakukan penyekatan di perbatasan untuk mencegah pemudik yang pulang lebih awal, karena larangan mudik terbaru dinilai terlalu mendadak tanggal 22 April. Sementara Forkopimda Cianjur baru menyiapkan prosedur penjagaan dan penyekatan di perbatasan pada 6 Mei 2021.

Herman mengakui sejak 22 April, di delapan titik perbatasan Cianjur belum ada penjagaan petugas gabungan, karena baru akan dilakukan setelah hasil rapat koordinasi dengan forkopimda digelar (Senin, 26/4/2021). "Untuk sekarang belum ada penjagaan, hanya operasi dan razia yustisi," katanya lagi.

Ketidaksiapan pemerintah daerah, kemungkinan akan membuat banyak calon pemudik yang memanfaatkan situasi dengan mudik lebih awal. "Pastinya banyak yang mudik sekarang ini, memanfaatkan ketidaksiapan di daerah, karena memang perubahannya sangat mendadak," katanya pula.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut