Vaksinasi Mandiri Ditunda, Kimia Farma Butuh Waktu untuk Sosialisasi

Jeanny Aipassa
Kimia Farma menunda vaksinasi mandiri karena masih butuh waktu untuk sosialisasi. (Foto: Antara)

Sebelumnya, Direktur Utama PT Kimia Farma Diagnostika (KFD), Agus Chandra memastikan kesiapan pelaksanaan vaksinasi gotong royong secara mandiri atau individu di delapan klinik perseroan. 

Menurutnya Kimia Farma telah mengamankan vaksin jenis Sinopharm untuk mendukung program vaksinasi mandiri atau individu berbayar dengan jumlah mencapai 1,5 juta dosis. 

"Ada 1,5 juta dosis vaksin Gotong Royong yang telah disiapkan, yang akan didatangkan dalam dua tahap, yakni tahap pertama 500.000 dosis dan tahap kedua 1 juta dosis," kata Agus dalam konferensi pers, Minggu (11/7/2021).

Kimia Farma Diagnostika tengah menyiapkan fasilitas pelayanan vaksinasi mandiri berbayar di delapan klinik secara bertahap. Adapun masing-masing klinik diberi jatah 5 ribu dosis vaksin.

"Jadi total ada 8 titik masing-masing kiti kita siapkan lima ribu dosis untuk sambil melihat kesiapan ataupun animo demand daripada masyarakat," ujar Agus.

Editor : Reza Yunanto
Artikel Terkait
57 tahun lalu

WHO Cabut Status Darurat Covid-19, Vaksinasi di Solo Jalan Terus

57 tahun lalu

Apotek Kimia Farma di Surabaya Terbakar Hebat, Diduga Korsleting Listrik 

57 tahun lalu

Genjot Aktivasi IKD, Pemprov Jateng Jemput Bola ke Instansi Pemerintah hingga Kampus

57 tahun lalu

Vaksinasi Booster Kedua di Kota Yogya Tunggu Sistem Siap

57 tahun lalu

PPKM Dicabut, Vaksinasi Covid-19 di Kulonprogo Jalan Terus

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal