Diminta Tutup selama PPKM Darurat, Pemilik Counter HP di Bali Protes

Pande Wismaya
Pengusaha counter handphone di Buleleng, Bali memrotes permintaan menutup tempat usaha, Minggu (11/7/2021). (Foto: iNews/Pande Wismaya)

BULELENG, iNews.id - Sosialisasi Surat Edaran (SE) Gubernur Bali yang menutup seluruh sektor usaha non-esensial selama PPKM darurat, mendapat protes dari pemilik counter handphone di Kota Singaraja, Kabupaten Buleleng. Mereka merasa sebagai sektor esensial sehingga berhak untuk tetap membuka toko.

Minggu (11/7/2021) pagi, tim gabungan TNI, Polri, dan Satpol PP Buleleng menggelar sosialisasi SE Gubernur Bali. Tim gabungan mendatangi sejumlah toko yang berada di Kota Singaraja.

Kendati demikian, sosialisasi itu mendapat protes sejumlah pemilik counter handphone. Menurut mereka, ada kerancuan dari SE Gubernur Bali.

Sebab counter handphone termasuk usaha esensial karena penting untuk pemenuhan kebutuhan telekomunikasi masyarakat.
 
"Perlu dipilah apa yang esensial dan tidak esensial. Jadi hari ini kami tetap buka," ujar Wijaya, salah satu pemilik counter handphone.

Mendapat protes, akhirnya tim gabungan memberikan kelonggaran kepada sejumlah toko untuk beroperasi hari ini.

Editor : Reza Yunanto
Artikel Terkait
2 hari lalu

Isak Tangis Sambut Jenazah Angelica Warga Tegal Tewas Dibunuh WN Singapura di Bali

2 hari lalu

Tak Terima Cinta Diputus, WNA Singapura Cekik Pacar hingga Tewas di Denpasar Bali

4 hari lalu

Miris! SD di Gianyar Bali Ini Tak Dapat Satu Pun Murid Baru

5 hari lalu

Kabur ke Perbukitan, WNA Inggris Curi Tas Turis Prancis Ditangkap di Nusa Penida

5 hari lalu

Paus Terdampar di Pantai Perancak Jembrana, Warga Berjibaku Evakuasi Dorong ke Laut

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal