Sekeluarga di Singaraja Diduga Terlibat Peredaran Sabu, 4 dari 11 Orang Jadi Tersangka

Antara
Tersangka peredaran sabu di Singaraja berinisial RH menunjukkan paket sabu yang dia jual saat jumpa pers di BNNP Bali, Denpasar, Selasa (31/5/2022). (ANTARA/Genta Tenri Mawangi)

DENPASAR, iNews.id - Sekeluarga ditangkap anggota Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Bali dalam kasus peredaran narkotika jenis sabu di Singaraja, Kabupaten Buleleng. Tak tanggung-tanggung, 11 anggota keluarga diduga terlibat baik sebagai kurir maupun pengedar narkoba dan empat di antaranya ditetapkan tersangka.

Kepala BNNP Bali Brigjen Pol Gde Sugianyar Dwi Putra mengatakan, peredaran sabu di Singaraja itu cukup unik karena tidak menggunakan sistem tempel yang menjadi metode umum peredaran narkotika di Bali.

"Ini menggunakan sistem apotek. Mereka menjual langsung (sabu) di pusat kota dan kepada pemakai di tempat. Bahkan disiapkan fasilitas pemakaian (narkotika) di rumah (pelaku)," ujar Sugianyar saat jumpa pers di Denpasar, Bali, Selasa (31/5/2022).

Dia menyampaikan, istilah apotek bermakna kiasan merujuk pada kediaman pelaku yang digunakan para pengguna sabu sebagai tempat membeli dan memakai narkotika tersebut.

Hasil pendalaman BNNP Bali menunjukkan pelanggan sabu yang membeli dari pengedar RH atau Tom (50) mencapai lebih dari 100 orang. Sejauh ini, BNNP telah memiliki daftar pembeli sabu yang tersimpan dalam gawai milik Tom.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Polda Sumut Gagalkan Sabu 29 Kg Jaringan Thailand, Kurir Ditangkap Dijanjikan Rp70 Juta

57 tahun lalu

2 Kapal Kandas di Pelabuhan Gilimanuk, Sopir Truk Terjebak Antrean Berjam-jam

57 tahun lalu

Gempa Hari Ini Magnitudo 4,3 Guncang Kuta Selatan Bali

57 tahun lalu

Gempa Hari Ini Guncang Kuta Selatan, Cek Kekuatan Magnitudonya!

57 tahun lalu

2 Bandar Sabu Jaringan Rohil-Dumai Ditangkap, Polisi Sita Senpi dan Uang Rp50 Juta

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal