Ketut Kresna Kapisan, Sosok Raja Bali Penguasa Trah Airlangga yang Memimpin di Era Majapahit

Avirista Midaada
Pura Besakih (Foto: Instagram @pura_agung_besakih)

Dalam menjalankan tugas-tugasnya, Ketut Kresna Kapisan sedikit sekali mengandalkan para pejabat setia yang diboyong dari Jawa. Semakin lama dia semakin mengandalkan pada dua klan Bali yang masih memiliki darah biru Raja Airlangga. 

Klan-klan ini diberi tugas-tugas sensitif yang terkait dengan sistem kuil dan tatanan desa melalui dewan tradisional "rumah panjang", yang terdiri atas laki-laki desa yang sudah menikah. Tak heran jika kemegahan dan tampilan Majapahit dapat dengan mulus berpadu dengan adat-istiadat Bali. 

Babad sejarah Bali pun direvisi untuk menjelaskan bagaimana para bangsawan, pangeran, pendeta, pejabat, dan seniman terhubung dengan kebesaran imperium yang tengah mekar itu.

Pada pendirian keraton dan istananya di Samprangan, arsitektur bangunannya memasukkan unsur-unsur Jawa dan Hindu. Namun, pernak-pernik dan emblemnya, termasuk keris Ganja Dungkul yang sakral itu, tetap dirancang untuk menciptakan dan memelihara tatanan imperium yang berkiblat pada pusat dunia, yakni Majapahit. 

Editor : Reza Yunanto
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Arkeolog Temukan Situs Majapahit di Bawah Jalan Desa Mojokerto, Begini Wujudnya

57 tahun lalu

Sejarah Masa Kejayaan dan Keruntuhan Kerajaan Majapahit akibat Perebutan Takhta

57 tahun lalu

Sengketa Tanah di Masa Majapahit, Ketika Pejabat Istana Kalah Gugatan Lawan Rakyat

57 tahun lalu

Momen Majapahit Dibumihanguskan, Pergolakan Internal Akhiri Kejayaan Kerajaan Besar Nusantara

57 tahun lalu

Perang Bubat: Pertentangan Hayam Wuruk dan Gajah Mada yang Berujung Tragedi Berdarah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal