Ngerebong, Ritual Kesurupan Massal di Bali dan Makna Filosofisnya

Reza Yunanto
Ritual kesurupan massal di Bali yang disebut Ngerebong digelar pada hari ke-8 setelah Hari Raya Kuningan. (Foto: ANTARA)

JAKARTA, iNews.id - Ritual kesurupan massal di Bali ini disebut Ngerebong. Salah satu tradisi masyarakat Bali yang masih bertahan hingga kini.

Ngerebong dalam bahasa Bali berarti berkumpul. Maksudnya adalah berkumpulnya para dewa. 

Masyarakat Bali di Desa Kesiman, Denpasar salah satu yang melestarikan tradisi ini. Ngerebong diadakan pada hari ke-8 setelah Hari Raya Kuningan dalam penanggalan Bali, yaitu hari Redite Pon Wuku Medangsia.

Sejarah Ngerebong

Mengutip laman warisanbudaya.kemendikbud.go.id, Ngerebong diadakan untuk menyeimbangkan dua kekuatan yang saling bertentangan di alam semesta. 

Selain ritual untuk menetralisir alam semesta, Ngerebong juga sebuah prosesi untuk mengingat kejayaan Raja Kesiman yang menguasai Bali dan Lombok pada 1860-an. 

Editor : Reza Yunanto
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pengendara Motor Viral Bergaya Harimau saat Akan Ditilang Diamankan ke Polres Karawang

57 tahun lalu

Guru Silat Bejat Cabuli Siswi SMP di Sampang, Modus Obati Kesurupan

57 tahun lalu

Cerita MUA Pengantin Kesurupan Diduga karena Tidak Ziarah Kubur

57 tahun lalu

Heboh, 2 Anggota KPPS di Lebak Kesurupan saat Rekapitulasi Suara Pemilu 2024

57 tahun lalu

Puluhan Pelajar SMAN 1 Cibeber Kesurupan saat Upacara Bendera

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal