JAKARTA, iNews.id - Ritual kesurupan massal di Bali ini disebut Ngerebong. Salah satu tradisi masyarakat Bali yang masih bertahan hingga kini.
Ngerebong dalam bahasa Bali berarti berkumpul. Maksudnya adalah berkumpulnya para dewa.
Masyarakat Bali di Desa Kesiman, Denpasar salah satu yang melestarikan tradisi ini. Ngerebong diadakan pada hari ke-8 setelah Hari Raya Kuningan dalam penanggalan Bali, yaitu hari Redite Pon Wuku Medangsia.
Mengutip laman warisanbudaya.kemendikbud.go.id, Ngerebong diadakan untuk menyeimbangkan dua kekuatan yang saling bertentangan di alam semesta.
Selain ritual untuk menetralisir alam semesta, Ngerebong juga sebuah prosesi untuk mengingat kejayaan Raja Kesiman yang menguasai Bali dan Lombok pada 1860-an.