Karantina Pekerja Migran Ditolak Warga, Satgas Covid-19 Bali: Mereka Bukan Penyakit

Antara
Sekda Bali Dewa Made Indra (Foto: Antara)

DENPASAR, iNews.id - Ratusan pekerja migran yang mayoritas Anak Buah Kapal (ABK) akan dipulangkan melalui Bali dan menjalani karantina di tempat yang telah disiapkan. Warga diminta bisa memahami keputusan tersebut.

"Mereka adalah anak-anak kita, penyelamat ekonomi kita, dan mereka orang baik-baik. Tidak bijak kalau kita menolak mereka, karena mereka bukan penyakit," kata Ketua Satgas Covid-19, Dewa Made Indra di Denpasar, Kamis (2/4/2020) malam.

Pernyataan Dewa Made Indra ini untuk menjawab penolakan yang disampaikan warga Desa Samsam di Kabupaten Tabanan yang menolak wilayahnya dijadikan salah satu lokasi karantina pekerja migran.

Satgas Covid-19 Bali sebelumnya telah memutuskan empat lokasi karantina bagi ratusan pekerja migran. Empat lokasi itu yakni Gedung Diklat BPSDM Bali di Kota Denpasar, Balai Pelatihan Kesehatan Masyarakat (Bapelkesmas) Tangtu di Denpasar, BLPP Sesetan di Kota Denpasar, dan Politeknik Angkutan Darat Bali (Poltrada) di Desa Samsam, Kabupaten Tabanan.

Namun, lokasi Poltrada Desa Samsam ditolak warga setempat. Penolakan itu dinyatakan warga dengan spanduk yang bertuliskan pernyataan, "Kami Masyarakat Desa Samsam, Menolak Tegas Wilayah Kami Dijadikan Tempat Karantina COVID-19."

Editor : Reza Yunanto
Artikel Terkait
57 tahun lalu

2 Kapal Kandas di Pelabuhan Gilimanuk, Sopir Truk Terjebak Antrean Berjam-jam

57 tahun lalu

Gempa Hari Ini Magnitudo 4,3 Guncang Kuta Selatan Bali

57 tahun lalu

Gempa Hari Ini Guncang Kuta Selatan, Cek Kekuatan Magnitudonya!

57 tahun lalu

Gempa Hari Ini Guncang Kuta Selatan Bali, Cek Kekuatan Magnitudo!

57 tahun lalu

Bareskrim Bongkar Peredaran Narkoba di Kelab Malam Denpasar Bali, 7 Orang Ditangkap

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal