"Jadi, tidak bijak melakukan penolakan," ucap pria yang juga Sekda Bali ini.
Oleh karena itu, dia mengajak semua pihak menerima dengan lapang dada karena COVID-19 ini musibah dan sungguh tidak baik jika hanya ingin selamat sendiri. Dia menuturkan, terhitung dari 22 Maret hingga 2 April 2020, jumlah pekerja migran yang kembali ke Pulau Dewata mencapai 3.400 orang.
"Rata-rata kedatangan tiap hari sekitar 300-an orang," ujarnya.