Cerita Lokalisasi Dolly Tetap Hidup Meski Sudah Ditutup Sejak 2014

Lukman Hakim
Lokalisasi Dolly di Surabaya belum mati. (Foto: Ist)

SURABAYA, iNews.id - Bisnis prostitusi di lokalisasiDollySurabaya masih terus berjalan meski telah ditutup 2014 silam. Secara sembunyi-sembunyi, para pekerja seks komersial (PSK) dan muncikari masih menjalankan bisnisnya. 

Sebuah podcast dengan judul Dolly Belum Mati mengungkap itu. Noor Arief Prasetyo, penulis buku Surabaya Butuh Lokalisasi memandu podcast itu dengan mewawancarai seorang PSK di Dolly berinisial LD. 

"Lokalisasi dan prostitusi di Dolly adalah ruh dan tubuh. Kini Dolly seperti hantu, bergerak tanpa wujud," kata Noor Arief membuka podcast. 

Dari podcast tersebut, banyak informasi terkuak dari bisnis lendir terselubung di Dolly. Mulai dari cara menggaet tamu, kehidupan PSK dan muncikari, tarif, tempat kencan, razia, kondisi sosial Dolly, hingga faktor kesehatan para PSK. 

Di awal wawancara, Noor Arief memancing pertanyaan pada LD tentang cerita kehidupan prostitusi di lokalisasi Dolly saat ini. LD menjelaskan jika saat ini aktivitas prostitusi secara nyata memang tidak ada. Tapi kebanyakan PSK yang pernah kerja di Dolly kost di bekas wisma yang jadi tempat prostitusi. 

Editor : Reza Yunanto
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kecelakaan Maut Truk Tangki dan Motor di Surabaya, 1 Orang Tewas 1 Luka

57 tahun lalu

Jambret iPhone WNA Jerman di Kota Lama Surabaya, Kedua Kaki Pemuda Ini Ditembak

57 tahun lalu

Tradisi Toron Idul Adha, Ribuan Warga Madura Padati Jembatan Suramadu Surabaya

57 tahun lalu

WNA India Ditemukan Tewas di Ruang Detensi Imigrasi Surabaya jelang Deportasi

57 tahun lalu

Remaja di Lampung Rekrut 2 Anak Jadi Terapis Plus-Plus di Surabaya, Diimingi Gaji Besar

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal