Proses pemotongan beton berlangsung hingga 1 jam untuk membuat lubang dengan diameter 50 cm. Setelah dievakuasi ke luar gorong-gorong, mayat tersebut dilakukan proses identifikasi ke RSUD Buleleng.
Mayat berjenis kelamin laki-laki tersebut adalah Putu Nova Apriana (28). Dia dilaporkan keluarganya menghilang sejak dua hari sebelum penemuan mayatnya.
Kerabat korban, Ketut Nesa mengatakan korban mengidap epilepsi. Dia menemukan bungkusan plastik yang sering dibawa korban.