Nasi Jinggo, Nasi Kucing Khas Bali Murah Meriah tapi Enak

Reza Yunanto
Nasi Jinggo khas Bali, dikemas dengan daun pisang dalam porsi kecil. (Foto: Instagram @surabaya.ziyoni)

JAKARTA, iNews.id - Nasi Jinggo adalah makanan khas Bali yang dikemas dengan daun pisang. Porsinya berukuran kecil, mirip Nasi Kucing di angkringan yang ada di Pulau Jawa.

Nasi Jinggo mudah ditemukan di pinggir jalan. Porsinya yang sedikit membuat beberapa orang membeli hingga 2-3 bungkus agar kenyang. 

Sejarah Nasi Jinggo

Nasi Jinggo mulai dikenal tahun 1980-an. Menurut cerita, penjual Nasi Jinggo pertama kali adalah pasangan suami-istri di Jalan Gajah Mada, Denpasar. Mereka berjualan dekat Pasar Kumbasari dari sore hingga malam. Saat itu banyak orang di pasar yang perlu pengganjal perut di malam hari.

Nasi Jinggo buatan mereka digemari banyak orang, sehingga banyak yang meniru menjual nasi dengan porsi kecil itu. Tak hanya di Denpasar, penjual Nasi Jinggo kini dengah mudah ditemui di kota-kota lain di Bali.

Asal Mula Nama Jinggo

Tak ada yang tahu pasti asal mula nama Nasi Jinggo. Salah satu versi menyebut Jinggo berasal dari bahasa Hokkian yang berarti seribu lima ratus, sesuai harga Nasi Jinggo sebelum terjadi krisis moneter pada 1998.

Editor : Reza Yunanto
Artikel Terkait
2 hari lalu

Miris! SD di Gianyar Bali Ini Tak Dapat Satu Pun Murid Baru

3 hari lalu

Kabur ke Perbukitan, WNA Inggris Curi Tas Turis Prancis Ditangkap di Nusa Penida

3 hari lalu

Paus Terdampar di Pantai Perancak Jembrana, Warga Berjibaku Evakuasi Dorong ke Laut

8 hari lalu

Epilepsi Kambuh saat Naik Motor, Pria di Gianyar Tewas Kecelakaan Jatuh ke Sungai

23 hari lalu

Perempuan di Gianyar Hilang di Pantai Masceti, Ditemukan Tewas Mengambang di Laut

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal