Jadi, kenang kunang diartikan sebagai manusia unggul yang berada di tempat yang tepat untuk mendapatkan harkat martabatnya dan berguna dalam masyarakat atau lingkungannya.
“Kenang kunang di sini menceritakan bagaimana seseorang bisa memberikan rasa hormat kepada orang lain. Dari sanalah timbul garapan kenang kunang ini bagaimana menghormati seseorang,” ucapnya.
Keempat Garapan pemuda Badung tersebut tampil memukau di Panggung Ksirarnawa dan memberikan kesan baik terutama oleh Ketua Sanggar Bade Mas, Made Suanta.
“Semoga nanti ke depannya pemerintah tetap menyediakan ruang buat anak-anak muda untuk melestarikan dan berinovasi terhadap kesenian yang ada di Bali,” tutur Suanta.