"Penahanan DGR dilakukan untuk kepentingan penyidik dapat menyelesaikan penyidikan terhadap tersangka," kata Luga.
DGR dijerat pasal berlapis yakni pasal 12 huruf (e) jo Pasal 15 Undang-Undang RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Undang-Undang RI Nomor 20 Tahun 2001 tentang perubahan atas Undang-Undang RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 56 Ayat (2) KUHP, Pasal 3 jo Pasal 10 Undang-Undang RI Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang jo Pasal 56 ayat (2) KUHP, Pasal 5 ayat (1) Undang-Undang RI Nomor 8 Tahun 2010 Tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak pidana Pencucian Uang.
"Setelah penahanan ini, penyidik akan melimpahkan berkas DGR ke penuntut umum untuk segera disidangkan," katanya.