Merupakan pakaian yang dikenakan oleh perempuan terdiri dari angkin prada untuk atasannya lalu dilengkapi dengan selendang yang disampirkan di bahu, untuk bagian bawahnya menggunakan songket khas Bali yang panjangnya sampai mata kaki.
Tatanan rambutnya memakai sanggul yang dihiasi dengan mahkota yang berbahan dari emas. Lalu, di atas sanggul juga dihiasi dengan bunga cempaka kuning, cempaka putih dan bunga kenangan yang disusun sangat tinggi.
Bunga-bunga tersebut melambangkan Trimurti yakni 3 dewa kepercayaan di agama Hindu. Bunga cempaka kuning bermakna Dewa Brahma, cempaka putih melambangkan Dewa Siwa dan kenangan melambnagkan Dewa Wisnu. Sedangkan posisi bunga yang tinggi melambangkan kedudukan Tuhan yang tinggi.
Aksesoris pelengkap yang dikenakan pada baju payas agung wanita yakni perhiasan yang berupa gelang kana, puspa lembo, subeng, badong dan lainnya yang semuanya berwarna emas.
Riasan wajah yang dipakai oleh para perempuan juga mempunyai nilai filosofis, seperti sinarta yang dipakai di dahi berupa bulatan kecil berwarna merah yang melambangkan keselamatan dan kesejahteraan.