Pakaian Payas Agung yang digunakan oleh para pria terdiri dari kemben, kampuh dan umpal yang motifnya keemasan. Aksesoris yang dikenakan para pria akan membawa senjata berupa sebilah keris yang dihiasi batu mulia.
Keris ini melambangkan tentang kekuatan, sehingga akan menambah kesan gagah berani bagi para pria. Aksesoris lainnya ada delang kana, gelang naga, subeng dan badong.
Sama seperti para perempuan, ketika menggunakan baju payas agung para pria juga menggunakan hiasan kepala berupa hiasan destar atau udeng yang terbuat dari kain khas Bali.
Pakaian adat Bali selanjutnya, yaitu Payas Madya khusus dikenakan saat melakukan upacara atau persembahyangan ke pura. Pada pria dan perempuan, baju adat Bali Madya memiliki filosofi yang berbeda.
Secara umum, pakaian adat ini mengemban konsep tapak dara atau Swastika. Penjabarannya sebagai berikut: