Ngeri, Warga Temukan Potongan Tangan Manusia saat Tangkap Buaya Ganas di Bangka

Haryanto
Warga di Kabupaten Bangka tepatnya di Kecamatan Riau Silip menangkap seekor buaya muara, Sabtu (16/10/2021). (Foto : ist)

"Salah satu faktor penyebab korban diserang buaya ini, karena memang kita lihat di sini banyak aktivitas tambang rakyat atau TI. Di satu sisi ini juga merupakan habitat bagi buaya. Jadi buaya terhimpit oleh habitat yang semakin sempit, sehingga menyerang penambang," kata Manager PPS Alobi Foundation, Endi Yusuf, Senin (18/10/2021).

Selain itu, tutur Endi, saat ini merupakan musim kawin bagi reptil ganas tersebut yang membuat sifatnya menjadi lebih agresif. Untuk itu, ia mengimbau agar masyarakat selalu berhati-hati saat beraktivitas di sungai.

"Dari tahun 2016 hingga kini lebih dari 20 orang meninggal dunia akibat berkonflik dengan buaya dan puluhan lainnya luka-luka," ujarnya.

Sebelumnya, seorang penambang bernama Pulung pendatang asal Banten, dikabarkan diterkam buaya ketika sedang menarik ponton tambang timah apung di Aliran Sungai Layang, Melandut, pada Rabu (13/10/2021) lalu. 

Bahkan, video amatir warga sempat merekam detik-detik buaya menyeret korban ke tengah sungai dan menenggelamkannya. Sehari setelahnya tim gabungan berhasil menemukan korban dalam keadaan meninggal dunia. 

Saat ditemukan, tangan kanan korban tak utuh lagi dan terdapat beberapa luka bekas gigitan buaya di beberapa bagian tubuhnya. 

Editor : Ikhsan Firmansyah
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Oknum ASN Bakar Kantor Dishub Babel jadi Tersangka, Terancam Dipecat!

57 tahun lalu

Terungkap! ASN Nekat Bakar Kantor Dishub Babel gegara Sakit Hati Tak Naik Pangkat

57 tahun lalu

Detik-Detik Kecelakaan Truk Pupuk Tabrak Motor di Pangkalpinang, 3 Orang Tewas Tertindih

57 tahun lalu

Tambang Timah Ilegal di Hutan Produksi Babel Digerebek, 2 Pemilik Ditangkap

57 tahun lalu

Terungkap Perdagangan Satwa Dilindungi di Sorong, 13 Tengkorak Buaya 91 Tulang Paus Disita

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal