Penanganan Covid-19 di Pulau Lepar dan Sadai Jadi Prioritas

Antara
Gubernur Babel Erzaldi Rosman memprioritaskan penanganan Covid-19 di pulau terluar. Foto: Antara/Aprionis

PANGKALPINANG, iNews.id - Gubernur Bangka Belitung (Babel) Erzaldi Rosman memprioritaskan penanganan Covid-19 di Pulau Lepar dan Sadai, Bangka Selatan. Pasalnya, fasilitas kesehatan (faskes) di pulau kecil tersebut minim.

Gubernur mengatakan, jajaran akan melakukan pelacakan secara masif di Pulau Lepar dan Sadai mengingat kasus Covid-19 di sana melonjak. Bahkan kasus kematian selalu bertambah setiap harinya.

“Dari laporan yang kita terima, setiap hari terdapat dua orang pasien di Pulau Lepar meninggal karena virus corona ini, karena keterbatasan faskes," kata Gubernur Erzaldi, Jumat (13/8/2021).

Erzaldi mengatakan, dalam waktu dekat, jajarannya juga akan membangun tempat isolasi terpusat (isoter) pada pulau-pulau di ujung Bangka. Bahkan berkoordinasi dengan TNI AL untuk membantu pasokan oksigen.

"Saat ini kapal milik TNI Angkatan Laut yakni KRI Semarang 594 yang berjenis kapal BRS (Bantu Rumah Sakit) dan saat ini telah berlabuh di Pulau Belitung untuk membantu ketersediaan oksigen. Setelah itu, kapal tersebut akan dikerahkan menuju Pulau Lepar untuk membantu penanganan Covid-19 di pulau tersebut," katanya.

Dia menambahkan Pulau Sadai menjadi salah satu akses ke Pulau Lepar. Setelah dilakukan pelacakan kasus, mereka yang positif akan diisolasi di tempat isoter.

"Kita berharap dengan adanya pembangunan isoter dan bantuan oksigen ini, dapat menekan kasus penularan dan kematian warga terpapar Covid-19 di pulau-pulau terpencil ini," ujar Erzaldi.

Editor : Erwin C Sihombing
Artikel Terkait
57 tahun lalu

TNI AL Gagalkan Penyelundupan 400 Karung Pakaian Bekas Ilegal di Perairan Batubara

57 tahun lalu

Hebat! TNI AL Gagalkan Penyelundupan 3,9 Juta Batang Rokok Ilegal di Makassar

57 tahun lalu

Misteri Penyebab Kematian Tamtama TNI AL, Keluarga Terkejut saat Buka Peti Jenazah

57 tahun lalu

Kematian Tamtama TNI AL Ghofirul Kasyfi Dinilai Janggal, Keluarga Desak Autopsi Jasad Korban

57 tahun lalu

TNI AL Gagalkan Penyelundupan 39.000 Baby Lobster Senilai Rp1 Miliar di Bandara Juanda

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal