Menurutnya, pada perayaan malam Tahun Baru akan terjadi lonjakan pengunjung di pusat-pusat keramaian, objek wisata dan tempat hiburan lainnya. Kondisi tersebut dinilai berpotensi terjadi kasus penularan Covid-19.
"Ini harus diwaspadai, karena virus corona ini masih ada dan bisa terjadi lonjakan kasus tinggi jika masyarakat tidak mematuhi prokes," katanya.
Penjabat Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Ridwan Djamaluddin juga mengimbau agar masyarakat menaati prokes Covid-19 saat merayakan Tahun Baru 2023.
"Perayaan Tahun Baru kali ini tidak ada pembatasan aktivitas masyarakat, namun kami tetap mengingatkan masyarakat patuhi prokes," ucapnya.
Memakai masker, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan berprilaku hidup sehat, kata dia dapat mencegah lonjakan kasus penularan serta penyebaran Covid-19 pasca-perayaan Natal dan Tahun Baru 2023.
"Tetap menjaga prokes, karena apapun itu sudah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari masyarakat untuk selalu mewaspadai virus corona ini," katanya.