Gubernur Minta Tambang Ilegal di Teluk Kelabat Ditertibkan 

Rizki Ramadhani
Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Erzaldi Rosman saat rapat koordinasi terkait pertambangan di Teluk Kelabat, Desa Bakit, Kecamatan Parittiga, Kabupaten Bangka Barat, Senin (2/8/2021). Foto: iNews.id/Rizki Ramadhani

BANGKA BARAT, iNews.id - Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Erzaldi Rosman, meminta kepada otoritas terkait menertibkan aktivitas pertambangan di Perairan Teluk Kelabat, Desa Bakit, Kecamatan Parittiga, Kabupaten Bangka Barat. Gubernur menegaskan kawasan perairan Kelabat zona budi daya perikanan yang steril dari tambang.

Erzaldi menyampaikan hal itu dalam rapat koordinasi yang digelar bersama jajaran Forkopimda Bangka Barat, Senin (2/8/2021). Hadir dalam rapat tersebut Kapolda Babel, Irjen Pol Anang Syarif Hidayat, Danrem 045/Garuda Jaya Brigjen TNI M Jangkung Widyanto, dan sejumlah kepala OPD Provinsi Babel.

"Kami meminta laut Kelabat dalam dan luar ini bebas dari penambangan karena masuk zona budi daya perikanan, pelabuhan dan pariwisata sesuai Rencana Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil (RZWP3K)," kata Erzaldi.

Dia mengakui masih ada tambang eksisting yang beroperasi di kawasan tersebut. Namun dia memastikan tambang tersebut bakal berhenti beroperasi ketika izin usaha pertambangan (IUP) habis pada 2025.

Persoalan yang ada sekarang, lanjut gubernur, adanya tambang ilegal yang beroperasi di luar IUP. Bahkan dia menyebut aktivitas ilegal tersebut marak dilakukan di Kelabat.

Editor : Erwin C Sihombing
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Polisi Gagalkan Pengiriman Emas 2,3 Kg Diduga Hasil Tambang Ilegal, 3 Orang Ditangkap

57 tahun lalu

Tambang Ilegal di Sijunjung Sumbar Ditertibkan, 2 Kapal Penambang Dibakar Polisi

57 tahun lalu

Polisi Bongkar Gudang Solar Subsidi di Solok, Diduga untuk Tambang Ilegal

57 tahun lalu

7 WNA China Ditangkap di Nabire Papua, Diduga Terlibat Tambang Emas Ilegal Skala Besar

57 tahun lalu

Direktur PT AKT dan Kepala KSOP jadi Tersangka Tambang Ilegal Kalteng, Ini Perannya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal